Pembantu Oh Pembantu

2007 April 16
by sahat

Kalau kita membaca judul diatas ada rasa geli, rasa sebal, rasa kesal, harap-harap cemas dan mungkin juga rasa yang lain.Bagi yang sudah hidup bermukim dikota dan sudah berkeluarga kehadiran mereka sangatlah dibutuhkan ,terlebih lagi bagi pasangan suami dan istri bekerja.Ada banyak cara untuk mendapatkan jasa mereka mulai dari cari sendiri kekampung-kampung sampai kita menggunakan biro jasa. Sangatlah susah mengatur agar mereka bisa bertahan bekerja ditempat kita, diperlakukan sebagai anggota keluarga tidak menjamin mereka bertahan, diperlakukan apa adanya bisa bertahan, dan kata seorang kawan pembatunya kadang dihajar bahkan diperlakukan tidak manusiawi bisa bertahan lebih lama lagi dan tak pernah mau mengajukan diri untuk berhenti, entahlah apa cara cocok menghadapi mereka. Pembantu bisa membuat pusing tujuh keliling, bisa-bisa menggangu kinerja kita, apalagi saat sekarang ini mencari mereka sangatlah langka bagai mencari sebuah jarum ditumpukan jerami karena telah banyak berangkat menjadi TKW keberbagai penjuru dunia konon katanya menjadi penghasil devisa terbesar bagi negeri ini, namun nasib mereka disana entahlah …. pembantu oh pembantu …..

 

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS