Seonggok batu …

2007 Juni 15
by sahat

Kami ini sudah lelah disini
Entah sampai kapan engkau berdiam
Hai kami bertanya padamu ,
kenapa ?
kenapa engkau diam saja
Entah sampai kapan kami bertahan?
Kami bertanya kedalam hati
Masih adakah nuranimu untuk kami?
Jawablah …..
Sudah lama kami menunggu , menunggu ketidakpastian
Mengharap pada kemuskilan
Hai tuan kami ini datang lagi
dan bertanya padamu
engkau dengarkah kami
Ternyata kami sia-sia bertahan disini
karena engkau tak lebih dari seonggok batu

Kala seonggok batu menjadi pemerintah Juni 15.07, 12.55

Satu Tanggapan leave one →
  1. 2007 Juni 20
    tanobatak permalink

    Janganlah berdiam
    Ambil godam dan pedang
    Doa leluhur menyertai
    memohon halilintar
    porhas sihatulungan
    Menyergap
    Seperti halnya Sorimangaraja
    mencari hati besi
    batu kaku
    cadas
    Terbelah menampakkan hati
    Besi dilisat
    menjadi pisau
    Pertanda
    Aku menjadi manusia
    memiliki martabat dan etika….

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS