Sesak …

2007 Agustus 30
by sahat

Kesesakan menghampiri kita,
kehidupan makin mendesak uluhati kita,
entah nanti , atau hari esok,
masihkah kita disebut manusia merdeka ?
jerit tangismu kudengar,
makianmupun kudengar,
tetapi apakah hingga esok kamu masih bisa menjerit,
oh malang,
sungguh malang benar nasib negeriku ini,
bagaikan bangsa yang kurapan,
kurapan ?
yah kurapan karena petingginya jarang mandi,
dan tak mau berkaca pada cermin,
oh cermin , tunjukkan … tunjukkanlah
wajah mereka, telanjagilah mereka,
buka,
buka semua pakaiannya hingga bugil,
agar dia , agar mereka tahu malu,
agar mereka merasakan dinginnya malam,
oh saudaraku,
sabar … sabar entah sampai kapan,
menjeritlah, menjeritlah pada sang Kuasa
munkin nanti didengar …

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS