Parsoburan Tano Hatubuanku


Parsoburan berada dikecamatan Habinsaran (tempat matahari terbit) dikabupaten Tobasa adalah dimana tempatku dilahirkan sekitar 39 tahun yang lalu, Bapakku B. Sipahutar dan Ibuku E br Pasaribu. Keluarga kami adalah salah satu keturunan dari marga Raja Sipahutar (“Mata Sopiak Langit”), dalam satu keluarga kami enam bersaudara dan aku adalah anak paling kecil=bontot (“siampudan” bhs. batak).Parsoburan sebuah desa yang indah dikelilingi oleh hutan ,suhunya cukup dingin karena berada diketinggian walaupun dingin sangatlah menyenangkan, selalu saja membuatku rindu ingin pulang kesana.
Konon katanya nama “Parsoburan” itu berasal dari kata marsobur yang bermakna “minum secara langsung dari mata air yang ada, tanpa menggunakan alat alias tenggak langsung”. Kata marsobur ini timbul pada saat Horbo (kerbau) si Sapang Naualu minum disalah satu mata air yang ada disana. Horbo si Sapang Naualu adalah peliharaan dari Si Piso Sumalim, yang menurut legenda salah seorang raja yang berasal dari Habinsaran yang memiliki kesaktian yang sangat tinggi.

4 Tanggapan

  1. Jujur, tulisan Lae ini membuat bulu kuduk merinding, mata berkaca kaca,sangat banyak kenangan yang tidak mungkin dapat saya lupakan tentang parsoburan, ketika saya kembali meningat perjalanan masa sekolah di SMP Negeri Parsoburan, mengenang pahitnya berjalan kaki pagi dan siang selama kurang lebih 3 tahun dari Tornagodang ke Parsoburan. Dan setiap kali pulang kampung selalu saja keinginan untuk menelusuri perjalanan itu menjadi hasrat yang kuat untuk selalu ingin melintasi dan menyeberangi Aek Gorat , dan saat seperti ini akan terngiang di telinga riuh sorak sorai teman teman ,bau keringat yang tajam , nikmatnya menenggak air dingin dari pancuran, kicau burung dihutan dan segudang cerita saat tiba dirumah sepulang sekolah dan langsung kerja di kebun.
    Bangga sekali ketika saya menemukan tulisan, harapan saya , Lae masih akan banyak bercerita tentang Parsoburan yang sangat kita rindukan. Dan saya akan terus menunggu muatan terbaru dari Lae. Terimakasih. Horas.
    W.Haviter Pardosi.
    * Habinsaran : Horas lae ku, aha do kabar mu, didia tinggal lae ? Godang do doganku Partornagodang alai saonari dang huboto nasida didia tinggal, molo adong cerita ni lae taringot tu tornagodang kirim lae tu ahu sahatmtsipahutar@gmail.comasa marbagi cerita hita

  2. […] Begitu kita melewati pancuran inilah awal sebuah perjuangan untuk melintasi jalanan yang cukup terjal menanjak kearah atas menuju kampung Tornagodang, sebuah kampung yang menyenangkan, warga marga yang bermukim disana adalah marga Pane, Pardosi, Panjaitan ,Silaen dll. Dari kampung ini banyak orang yang berposisi baik dalam pendidikan dan pemerintahan di Tobasa, mungkin karena ditempa perjuangan untuk sekolah tingkat lanjutan di Parsoburan, setiap hari mereka harus berjalan kaki tidak peduli hujan dan panas terik bahkan disana ada keriangan, seperti cerita kawanku Haviter Pardosi […]

  3. Parsoburan….?Kota kecil yang berada diatas pegunungan ini sebenarnya tidak terlalu terkenal di kalangan halak batak. maklum saja, hanya satu jaln menuju kota ini. Jadi, bisa dikatakan kota ini mati karena tidak dilintasi aktivitas perdagangan antar kabupaten maupun provinsi sama sekali.
    Akibatnya, dari dulu sejak say kecil hingga say berkunjung beberapa tahun lalu, tidak tampak perubahan apa-apa. Hanya saja beberapa rumah warga mulai dibangun menggunakan tembok, bukan kayu pada umumnya.
    Cuma, kita harus salut, karena warga kota ini banyak yang merantau untuk bekerja maupun sekolah. Sehingga lambat laun banyak yang mengenalnya. Mungkin suatu saat kita warga parsoburan perlu memulai membuat pesta akbar rutin tiap tahun untuk mengundang perhatian luar berkunjung ke parsoburan.

  4. hanya satu kalimat buat Parsoburan, huta nauli diluat portibion,terlepas dari masyarakat yang pada umumnya masih berfikir primitif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: