Par-renggerengge


Parrengerengge *)bahasa Batak (pedangan kaki lima), pekerjaan ini banyak dilakukan atau identik dengan inang-inang, mereka akan kita temukan dibanyak pasar tradisionil yang ada diTapanuli. Mereka menjual berbagai jenis barang, umumnya yang berhubungan dengan kebutuhan dapur. Mereka boleh dikategorikan sebagai pejuang tangguh, sebab selain mereka berprofesi sebagai pedagang mereka juga ada yang bekerja disektor lain misalnya sebagai petani sekaligus. Hal ini tidak lepas dari falsafah orang Batak “Anakkon hi do hamoraon diahu (anak-anakulah kekayaan bagiku)”, mereka berjibaku untuk mencari uang tidak kenal lelah, demi masa depan anak semoga bisa bersekolah setinggi langit, karena anak adalah masa depan jadilah inang-inang itu berjuang walaupun jadi parrenge-rengge.

Satu Tanggapan

  1. Par-renggerengge bukan cuma ada dipasar tradisional di kampung kita sana, di kota perantauan juga ada par-renggerengge yang siang sampai malam berjualan di pasar yang kadang ditertibkan trantib alias diusir. Sebagai anak yang dibesarkan orangtua par-renggerengge sudah kurasakan parjuangan natua-tuai……..bah sai horas ma tu par-renggerengge, sai dapotan parsamotan na lomak ma hamu inang…., didia pe hamu mar-renggerenge……..tu akka amatta na: hurangi hamu na mangultongi sigareti ate,….sa adong manuhor jagal tu natal on…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: