Sihabu-habu


Dolok Sihabu-habu berada di Tobasa memiliki ketinggian 2300 Km, jenis gunung merapi gunung ini sangat menawan dilihat dari Parsoburan disaputi oleh awan – awan, pabila kita berada di Parsoburan saat kita bagun pagi mata akan tertuju pada pemandangan gunung yang cukup indah ini. Masa kecilku  dikampung halaman, saya sering berimajinasi ditempat inilah mungkin bersemayam para arwah nenek moyang kami , dan kadang dalam muncul  pula dalam benak saya pastilah gunung ini sangat banyak kandungan kekayaan alam yang tersimpan dalam perutnya.

Menurut orang tua dikampung kami Parsoburan , digunung inilah bersemayam Si Boru Dairi entah dari marga apa , dan dengan tujuan apa siboru dairi menetap disalah satu gua digunung Sihabu-habu yang pasti menurut pendapatku siboru dairi adalah seseorang yang memiliki kesaktian hinnga bisa tinggal digunung tersebut.

Mungkin suatu saat kelak orang – orang akan mengeksplotasi kandungan gunung ini untuk kesejateraan umat disekitanya .

Saat ayahku B.Sipahutar berjaya dalam bidang perdangannya nama gunung ini diapakai sebagai nama merek dagangnya “Usaha Sihabu-habu” beliau memproduksi kopi bubuk yang konon katanya telah dikirm hingga ke Negeri Belanda melalui perantara para missionaris/ pastur roma katolik. Itulah sekilas tentang Dolok (Gunung) Sihabu-habu.

4 Tanggapan

  1. Betul kata Lae, gunung sihabu habu sangat menawan, lebih lebih saat mata hari terbit seolah olah matahari itu muncul dari balik gunung. Kalau dari Tornagodang terlihat jelas sampai kelembah dikaki gunung sihabu habu. Saya jadi punya cerita lucu tentang ini Lae, seingat saya di tahun 1975 menurut cerita yang berkembang ada peneliti dari Jerman dan Jepang mau mencoba mengeksplor potensi alam yang ada disana, ditandai dengan adanya pesawat kecil sejenis Foker barang kali ( hampir setiap minggu selama kurang lebih tiga bulan ) terbang berkeliling diseputar gunung ini walaupun hanya beberapa menit , sehingga bisa terlihat sangat jelas, dan hal ini menjadi sesuatu yang sangat kita tunggu tunggu sekedar bisa menyaksikan dan mengagumi pesawat kecil ini.
    Tentang UD “ SIHABU HABU “ saya tau pasti bahwa usaha itu dibangun dan berkembang dengan disiplin dan kesabaran yang kuat dari Ayahanda Lae yang mungkin penerapan disiplin ini dapat dirasakan pada keseharian Lae bersaudara untuk melayani pelanggan setiap hari, dan SIHABU HABU lah tempat dimana kita dulu membeli segala keperluan sekolah dan rumah tangga. Tetapi saya bisa katakana bahwa “UD SIHABU HABU “ menjadi pionir ,inspirasi dan motivator kepada masyarakat di Parsoburan untuk mengikuti jejak ayahanda Lae dengan apa yang telah dicapai oleh “SIHABU HABU”. Horas.
    W.Haviter Pardosi.
    *Habinsaran : UD Sihabuhabu sdh tinggal kenangan Lae, dan saya sedih mengenangnya tetapi kami keluarga mengucapkan terimakasih kalau itu memberi inspirasi bagi masyarakat Parsoburan

  2. Betul kata Lae, gunung sihabu habu sangat menawan, lebih lebih saat mata hari terbit seolah olah matahari itu muncul dari balik gunung. Kalau dari Tornagodang terlihat jelas sampai kelembah dikaki gunung sihabu habu. Saya jadi punya cerita lucu tentang ini Lae, seingat saya di tahun 1975 menurut cerita yang berkembang ada peneliti dari Jerman dan Jepang mau mencoba mengeksplor potensi alam yang ada disana, ditandai dengan adanya pesawat kecil sejenis Foker barang kali ( hampir setiap minggu selama kurang lebih tiga bulan ) terbang berkeliling diseputar gunung ini, sehingga bisa terlihat sangat jelas, dan hal ini menjadi sesuatu yang sangat kita tunggu tunggu sekedar bisa menyaksikan dan mengagumi pesawat kecil ini.
    Tentang UD “ SIHABU HABU “ saya tau pasti bahwa usaha itu dibangun dan berkembang dengan disiplin dan kesabaran yang kuat dari Ayahanda Lae yang mungkin penerapan disiplin ini dapat dirasakan pada keseharian Lae bersaudara untuk melayani pelanggan setiap hari. Tetapi saya bisa katakana bahwa “UD SIHABU HABU “ menjadi pionir dan motivator kepada masyarakat di Parsoburan untuk mengikuti apa yang telah dicapai oleh “SIHABU HABU”. Horas.

    W.Haviter Pardosi.

  3. Bang,Jangan pernah ada exploitasi atas dolok/gunung Sihabu-habu, dalam bentuk apapun!, apakah exploitasi hutan, tambang atau apapun. Pengalaman berbicara tidak satupun perusahaan yang berbasis pemanfaatan sumberdaya alam yang berkedok pembangunan memberi keuntungan bagi rakyat.
    Dari berita terakhir yang saya dapat dari salah satu harian ibukota, Dari puluhan ribu hektar hutan di tobasa, kini tinggal 25 %, itu berada di Kecamatan Habinsaran, Borbor dan Nassau.
    Cukup exploitasi atas kekayaan alam tanah batak!
    Ini tugas kita..
    *Habinsaran Iya pula ya (ai i ma tahe )

  4. Sihabu habu …gunung Tertinggi di Kecamatan Habinsaran…Borbor dan Nassau……Ini merupakan asset yang sangat berharga un tukkita jaga bersama……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: