Panggilan itu


Pangilan itu memanggilku,
aku berusaha untuk tidak mendengarnya,
kupalingkan wajahku,
kucoba untuk bercerita lain
kucari cari cara untuk melupakannya,
namun aku bimbang,
hatiku kubohongi,
ya Tuhan kenapa aku berlari dari semua ini
ya Tuhan sertai aku untuk menimbang,
ya Tuhan engkau tahu kemampuanku ,
ya Tuhan apakah aku bisa ,
panggilan seminggu yang lalu itu kini terdengar lagi,
kemarin
telah kukatakan pada istriku,
aku akan ikut, aku akan mencoba mendengar,
ya Tuhan sertailah aku,
ya Tuhan kuserahkan semua ini pada Mu
ya Tuhan kehendak-MU-lah yang jadi
ya Tuhan

Iklan

2 Tanggapan

  1. tuhan selalu memanggil kita kapan pun,dan dimanapun,
    dia memanggil kita,tanpa terhalang batasan waktu,suku,warna kulit,atau segala sesuatu yang bagi manusia berbeda,namun baginya kita sama.”sama sama ciptaan nya”,punya roh yang daripadanya,dan segala sesuatu berawal darinya ,semoga kelak dapat kembali kepadanya,itulah salah satu sebab nya kita sebut Dia maha pengasih,namun sebalik nya kita manusia,debu tanah yang bernyawa,punya tanggapan yang berbeda,akan hadirat nya
    jika memang saudara sudah bisa merasakan panggilan nya
    carilah dia selagi dia berkenan ditemui
    mauliate – horas

  2. Okeeeeeeee,
    SELAMAT HARI NATAL MA DI HITA SUDENA, ATE!!!!!!!!
    TUHANI MANDONGANI HITA……………………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: