Ini aku …


Menutup muka karena malu,
enggaklah,
walaupun hanya segitu yang kuketahui,

wajahku
akan kutegakkan untuk melihat wajahmu
mungkin wajahku tidak sebagus wajahmu
tetapi aku bukanlah pengecut
yang tidak berani bertatap muka dengan orang pintar
sepertimu,

ini aku , dengan segala keberadaanku

Iklan

2 Tanggapan

  1. saya suaka membaca puisi anda , saya terinspirasi . salam penyair kata orang
    *Habinsaran : Salam kembali

  2. horas………………
    thanks atas responya……….
    puisi -puisi dari langit harus dikabarkan………..
    sahabat, mari belajar menggurat kata di batu yang berlumut, agar
    mereka tahu, kita mampu merobek matahari yang membakar peluh.
    selamat berpikir merdeka. http://journalx.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: