Hidup 1000 tahun, mau ?


galeri_bisnis_16.jpgSeandainya boleh memilih, maukah kamu hidup 1000 tahun ?, buatku berat rasanya menjawab ini. Kenapa ? kurasa pabila aku hidup 1000 tahun lagi alangkah beratnya penderitaan hidup yang akan kualami, banyak gejolak jiwa yang menyerbu bathinku, akan kulihat banyak hal yang tidak berkenan pada pandanganku, dan badanku akan semakin renta menanggung penderiataan itu.

Hidup memang bagai menunggang alur gelombang, kadang dilambungkan keatas kadang dibenamkan kedasar, terkadang pula akan mencapai bibir pantai yang kita sangka sebagai kekandasan kehidupan . Banyak hal yang kita tidak terima dan tidak kita pahami dalam dunia ini, akankah itu membawa kita kejurang dan terperosok atau membawa kita kepada sebuah jaman perjuangan yang mengangkat kita sebagai pahlawan kehidupan, terserah kita untuk memilihnya .

Dalam ajaran kasih kita diajarkan untuk menjadi cabang yang baru ,bertumbuh dan berbuah yang lebat. Menjadi pokok yang mengahasilkan buah-buah kebajikan yang bermaanfaat bagi orang lain, bagaimana saudaraku siap untuk berbuah atau mati tidak berbuah sama sekali , renungkanlah.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Tingggi sekali maknanya lae, sampai aku sulit ambil kepustusan ambil kesempatan untuk hidup seribu tahun. Sehingga kusimpulkan biarlah aku hidup selama ada manfaat bagi orang lain.
    Saya berharap hidup lebih 1000 tahun setelah kematianku atas apa yang kuperbuat selama hidupku.
    Ini adalah falsapah hidup leluhur yang menggambarkan “maninga” pahatan hiasan rumah adat batak yang disebut “singa-singa” itu. Itu menggambarkan belalang (gurdong pada sopo dan lunjung ruma), yang walau sudah mati kelihatannya seperti masih hidup. Itu sebabnya mereka tidak mengukirkan gajah, karena kalau sudah mati kepalanya terkulai dan gampang diketahui sudah mati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: