Anjing dan Kucing


cat_bm10.jpgDari jaman dahulu kala Anjing dan Kucing sudah memiliki warisan yang tidak baik, kalau mereka bertemu pastilah ribut dan cakar-cakaran hingga ada istilah bagi orang-orang yang kerjanya berantam kalau ketemu dengan seseorang disebut kayak anjing dan kucing,  padahal kalau kita lihat gambar disamping ini kita akan kaget adakah sebenarnya keakuran persahabatan antar mereka seperti ini.

19 responses to “Anjing dan Kucing

  1. Lae Shah Utar, jangan-jangan, para kawanan hewan itu sering mengingatkan sesama mereka kalau ada yg berantam: Ssst…., sudah! Jangan suka berantem. Kalian ini kyak manusia saja! Hehehe…
    *Habinsaran : hahahahaha bisa saja Amang ini

  2. boleh nda bergabg dg klian so that ndak kaya anjing n kucing dulu nda bisa temanan…….he….he slm kenal.
    from amoi naibaho

    Habinsaran : sila bergabung

  3. Horasss,

    Asing do daba Biang dht Huting di Hutanta dht diluat ni Sileban on. Biang do :”Dongan na paling setia”. Ndang diboto margabus holan holong ido naditanda na. Alana adong hian do Bianghu, jadi molo lao Huting nami tu bariba ni Pagar/Handang ni jabu nga sai paboaon ni Biang i daba.

    ima taringot tusi, dht godang tabe,

    J.Sianturi

  4. hehe……luthu juga yak, aku jadi pengin pelihara kucing ma anjing kayak gitu, pasti ntar lucu buat temen kl lagi pengin bertengkar ma anjingnya, ntar kucingnya yang meong2 nyuruh kita berhenti, (nggambus)

  5. he…..he……….he…………………………
    Lucu yach anjing kok bisa akur ma kucing sech???
    kalo di rumah aq kucing aq selalu kejar-kejaran ama anjing tetangga……………..
    aq sampe mau nangis lho ngeliat kucing aq dikejar-kejar,,,
    aq ikut lari juga ngejar kucing aq yang dikejar anjing.,,
    truz biasanya naik keatas po’on lage aq manjat dech toex ngambilin kucing aq ntu.

  6. sebenarnya kucing itu lagi bertanya sambil berbisik kepada si anjing :
    ” heii anjing, klo komunitas kalian udah habis kayaknya giliran komunitas kami yang digarap …”
    B1 = Biang, B2= Babi, B3= Babiburuan, selanjutnya B4 nama = Bah bah bah bah … huting nama…

    http://rapmengkel.wordpress.com

  7. iiiiih kucingnya akuuuuurrrrrr bangeeet sama anjingnya….pengen deh!!!!!
    kirimin fotonya donk……yang banyak en imut-imuth yaaaahh kaya gw….tengkyuuuu!!!1

  8. Itu dia binatang yang sudah bijaksan, karna yang punya kebijaksanaan pastilah akan mengerti antar sesama binatang atau manusia yang cinta akan damai.
    betul gak..?

  9. KUCING DAN ANJING SAHABAT SEJATI ?

    Setelah melihat foto kucing dan anjing di atas, saya jadi ingat cerita yang mengisahkan bahwa pada awalnya antara kucing dan anjing terjalin persahabatan yang akrab dan saling membantu antara sesamanya apabila mengalami kesulitan/kesusahan. Di suatu desa, tinggal satu keluarga yang harmonis dan berkecukupan, dengan binatang peliharaan satu ekor kucing dan satu ekor anjing. Keharmonisan keluarga (antara Bapak, Ibu dan Anak) juga diwarisi oleh binatang peliharaannya, yaitu kucing dan anjing. Seiring dengan berjalannya waktu, usaha dan kondisi ekonomi keluarga tersebut semakin hari semakin merosot atau bangkrut, dan akhirnya jatuh miskin. Kesedihan keluarga tersebut dapat dirasakan oleh kuncing dan anjing, dan mereka melihat majikannya si Bapak dan si Ibu selalu bersedih dan merenung, kira-kira apa penyebab usaha mereka bangkrut. Akhirnya si Bapak mengatakan kepada si Ibu, sejak kita menjual Cincin Warisan dari nenek moyang kita, usaha kita terasa merosot dan akhirnya bangkut seperti sekarang ini. Memang waktu Almarhun Bapak menyerahkan Cincin tersebut kepada saya dia mengatakan “sesulit apa pun kondisi ekonomimu jangan sekali-kali kami menjual cincin ini”. Rupanya percakapan antara si Bapak dan si Ibu didengar oleh kucing dan anjing. Akhirnya kucing dan anjing berusaha mencari cincin tersebut, dan berkat kegigihan dan kerjasama, akhirnya kucing dan anjing berhasil menemukan cincin tersebut, dan menyerahkan kepada majikannya. Karena badan kucing lebih elastis dan bisa memanjat, maka kucing masuk melalui celah (lubang-lubang), dan menyerahkan cincin tersebut kepada majikannya. Sang majikan sangat dan bersuka cita karena cincin yang mereka sempat jual telah ditemukan kembali. Begitu pintu dibuka, sang anjing masuk ke rumah tetapi diusir oleh majikannya, sedangkan si kucing diberikan makanan yang enak. Melihat perlakuan yang diskriminatif tersebut, sang anjing protes dan hati kecilnya mengatakan bahwa yang menemukan cincin tersebut tinyak hanya kucing tetapi anjing juga punya andil yang besar. Sejak penemuan cincin itu, perlakuan majikan terhadap kucing dan anjing sangat berbeda. Kucing dibuat tempatnya di rumah (tataring), sedangkan anjing dibiarkan di luar rumah kedinginan. Maakanannya juga dibedakan, anjing dikasi makan apabila ada makanan yang tersisa atau hanya diberi holi-holi dan duri. Menyedari perlakuan yang sangat tidak adil tersebut, anjing berontak dan apabila melihat kucing, selalu ingin balas dendam dan ingin membunuhnya.
    Nah…. para pembaca….. perlakuan diskriminatif terhadap binatang peliharaan saja akibatnya fatal, apalagi kepada sesama mahluk ciptaan Tuhan yang paling mulia akibatnya bisa lebih fatal… Horas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s