TIDAK PENTING?


Ada tiga tulang sangat kecil pada telinga kita yang mungkin
kelihatannya tidak penting benar, tetapi tanpa malleus, stapes, dan
incus, kita tidak dapat mendengar. Rambut hidung pun kelihatannya
tidak penting, tetapi tanpa rambut pemberian Allah ini, pernapasan
kita pasti terganggu. Barangkali kebanyakan dari kita juga tidak
pernah memikirkan tentang air liur, namun tanpanya, kita akan
tercekik setiap kali makan.

Organ-organ semacam itu kurang lebih mewakili anggota tubuh Kristus
yang oleh Paulus disebut sebagai anggota yang tampaknya paling
lemah, yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, dan yang
tidak elok (1 Korintus 12:22-23). Paulus dengan hati-hati tidak
menyebut anggota itu “lemah”, melainkan “tampaknya paling lemah”.
Artinya, kelemahan itu dilihat dari perspektif manusia. Manusialah
yang kadang memilah antara pelayanan yang “penting” dan yang “kurang
penting”.

Sebaliknya, di mata Tuhan, setiap anggota penting (ayat 18). Tubuh
Kristus akan sehat jika setiap anggota berfungsi dengan semestinya.
Memang ada orang yang dikaruniai sepuluh talenta, ada yang lima
talenta, dan ada yang satu talenta, namun pada akhirnya kesetiaan
masing-masing orang dalam mengelola dan mengembangkan talenta itulah
yang akan diperhitungkan Tuhan.

Jadi, entah kita berdiri di depan mimbar, entah kita menyokong dari
balik layar, yang dituntut dari kita masing-masing adalah kesetiaan.
Kita melayani bukan untuk mencari penghormatan, melainkan untuk
menghormati Allah, menjadi berkat buat gereja-Nya, dan menjadi
kesaksian bagi dunia -ARS

SETIAP ANGGOTA TUBUH KRISTUS ADALAH PELAYAN

dari e-RH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: