TETAP BERSUKACITA


Sebuah kutipan bijak mengatakan, “Pergumulan dan penderitaan tak
dapat dihindari, tetapi kesedihan adalah pilihan.” Ya, ada banyak
alasan yang membuat kita tidak dapat bersukacita, tetapi sebenarnya
sukacita tidak ditentukan oleh kondisi di sekeliling kita. Dalam
situasi terburuk pun, sebenarnya kita tetap dapat bersukacita,
tergantung apakah kita memilih untuk tetap bersukacita atau larut
dalam kesedihan.

Mengawali suratnya kepada jemaat di Filipi, Paulus berkata bahwa ia
sedang bersukacita dalam doanya (Filipi 1:4). Apa yang membuat
Paulus bersukacita? Hidup yang nyaman? Dalam kondisi apa ia berkata
demikian? Bacaan kita menunjukkan bahwa Paulus mengatakan hal ini
saat ia berada dalam penjara yang begitu gelap dan dingin! Penjara
boleh memenjarakan tubuhnya, tetapi tidak dapat memenjarakan
sukacita dalam dirinya! Andaikan Paulus memilih untuk bersedih hati,
maka kekuatannya hilang, dan pengabaran Injil pun akan berhenti.
Namun, Paulus bersandar kepada kekuatan Allah yang menolongnya untuk
tetap bersukacita; sehingga ia dapat melihat arti penderitaannya,
terus memikirkan kemajuan pengabaran Injil, dan mendoakan kesetiaan
rekan-rekannya di luar penjara (ayat 9-11)!

Apakah pergumulan dan penderitaan merebut sebagian besar sukacita
kita? Apakah masalah dalam pekerjaan, pelayanan, studi, bahkan
keluarga, telah membuat kita menjadi anak Tuhan yang lupa untuk
tertawa? Pilihan untuk terus bersedih tak akan membantu, sebaliknya
akan membuat kita pesimis dalam memandang hidup. Mari kita memohon
pertolongan Allah untuk dapat bersukacita dalam segala keadaan! -PK

PENDERITAAN BOLEH MEMBUAT KITA SEAKAN-AKAN DIPENJARA
NAMUN SESUNGGUHNYA IA TAK DAPAT MEMENJARA SUKACITA KITA

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: