Nassau oh Nassau


Sentuhan pembagunan itu belum terasa walaupun kini engkau telah menjadi sebuah kecamatan, miris rasa hatiku waktu kulihat gambar kirimin dari sahabatku Monang Siagian . Jembatan Paridian yang dulu terbuat dari kayu dan beratap masih jauh lebih bagus pada jaman kami sekeluarga mengunjungi kampung Bapakku Nassau , jauh lebih rapi dan terawat kini anda boleh lihat betapa susah dan berbahayanya jembatan ini . Jembatan atau jebakanPadahal jembatan ini menjadi sebuah urat nadi perekonomian masyarakat kecamatan Nassau untuk berniaga ke kec. Habinsaran dan kecamatamatan sekitarnya . Sunguh ironis pemda Tobasa membuat komitment yang terpangpang dekat jembatan ini , dengan judul menuju Tobamas 2010 , tetapi jembatanyapun tidak diperbaiki, coba anda bayangkan kalau malam hari lewat jembatan paridian ini, wuihhhhh Serammmmmm.Jembatan Paridian

Photo ini diambil pada 24 April 2008 yang lalu.

13 Tanggapan

  1. Wah kasian melihat kondisi jembatan ini,
    kapan pemdanya bisa bergerak, ini sudah bisa dibilang jembatan tidak layak sebagai jalan umum,

    comeon pemda, bergeraklah, jangan hanya dompetnya yang diisi, napa kalo memperhatikan kesejahtraan rakyat dulu….

    i’m so sad to see the bridge condition

  2. Kita orang batak diperantauan ini membangun daerah orang lain dengan baik tetapi kita sendiri didaerah kita sendiri tidak bisa membangun infrastruktur dengan baik.

  3. Kabupaten Tobasa dengan PLTA Siguragura & Tangganya, Toba Pulp Lestarinya, Gum Benzoinnya, tidak mampu melakukan perbaikan perbaikan kecil? Bukankah annual fee yang diterima dari pemerintah dari Inalum saja sudah ratusan juta dolar US?

    Kalau saja PLTA tersebut milik Perusahaan Daerah Tobasa dan menjual listriknya ke PT Inalum, dan TPL dikelola oleh pemerintah untuk mewujudkan pasal 33 UUD 45, Kabupaten Tobasa tidak akan seperti sekarang ini. Tidak usah terlalu muluk dulu bahwa masing-masing masyarakat memiliki kendaraan sendiri, sekalipun itu memungkinkan. Paling tidak angkutan umum sudah harus lancar, sehingga masyarakat tidak lagi memikul goni palastik i di abarana.

    Mari kita lupakan itu. Sebab, banyak perusahaan yang dikelola oleh pemerintah termasuk pabrik pulp gulung tikar juga.

    Menurut pemberitaan harian SIB 13/4/08, ketua DPRD Tobasa sudah ke lapangan, tetapi, bila tanda tanda perbaikan belum juga ada, biarlah masyarakat yang terjun langsung memperbaikinya. Biar bagaimanapun, sebagai masyarakat yang baik, kita wajib membayar pajak kepada pemerintah. Jangan kita batasi pajak itu hanya berupa uang, tetapi juga bisa berupa “gogo”. Kalau semuanya kita ukur dengan mekanisme pasar, siap siaplah kita berjalan di tempat.

  4. Wah, ternyata masih ada kondisi yang seperti ini ya?
    Sudah maju kah Tobasa kita pak Bupati?
    Tolong…..!

  5. Kasihan amat ya jembatannya. jadi mikir nih buat pulkam !!! sereeeeeeeeeeemmmm. apakah pemda kita yang tercinta tidak tergerak hatinya u membangun jembatan ini ??? please dehhhh

    *) Jembatannya sudah bagus sekarang ini dan jalan ke Nassau lebih bagus dari jalan ke Balige , jadi kalau mau pulang enggak usah mikir2 karena pembangunan jalan dan jembatan kekampung kita sudah baik. Enggak apa2 kok belum berkunjung kerumah saya dan inangudamu dan adek2 tidak marah, horas .

  6. Horaaaaaaaasssssssssss!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    nga sae be Tulang jembatan na di paridian i?????
    adong rencana nami naeng mulak tu batu manumpak…. ai molo songoni dope jamabatani, dang barani be da hami mulak tu huta nauli i…….

    • Horas!
      Jembatan Paridian sekarang tidak seperti itu lagi, dulunya jembatan belly tetapi sekarang sudah jembatan rangka. Jalan juga sudah Hot mix dari simpang Gonting sampai jembatan Paridian. Ini merupakan perjuangan seorang anak rantau kelahiran dari dusun sigala-gala kecamatan Nassau yaitu Ir Firman Pasaribu (Wkl Ketua DPRD Tonasa Periode 2004 – 2009) yang juga sebagai Ayah kebanggaanku. Mauliate ma di dongan parhuta nami na mangingot perjuangan ni natua-tua nami on. Mudah-mudahan ada anak dari Kecamatan Nassau dan Habinsaran yang terus memperjuangkan Hutta ta on. Mauliate……….

      • mauliate ma di angka Bapak/Ibu, dohot sude angka dongan naung olo peduli tu huta bariba ni aek kualo on. Ima Nassau marragam dope sipadengganonta di Hutattaon asa lam tu dengganna…
        lumobi ma tu Bapak Ir. Firman Pasaribu dohot angka naasing naso targoaran..

  7. horas jala gabe dihita sude akka dongan sahuta au pangarato sian huta sibaning,nang mangido tolong nian tusede akka pejabat darah hbinsaran asa terus berjuang mappature ture dalan tu huta nami,bolo boi nian di pasut ma dalan lintas i,,asa boi akka dongan sahuta nami manjual hasil pertanian na tu luar,kadang alani sega ni dalan godang aka panen ni dongan sahuta nami gabe busuk nang lakku di jual,songoni tong dohot au bolo mulak tuhuta gabe habis di dalan ma wakktu cutikku amang raja nami………..HORAS…………..JALA GABE………..

  8. sekarang jalan ke kec. Nassau sudah bagus.
    Yg memprihatinkan adalah jalan menuju pedesaan sperti pangujungan, purbatua (kec. Borbor) aekunsim (kec borbor). Kalau musim hujan, sepeda motorpun g bisa lewat.

  9. horas… Parsoburan

  10. Kecamatan nassau sangat membutuhkan
    bantuan pembangunan jalan untuk desa-desa nya

  11. Hami sahat ro di sadari on, mardalan pat dope asa sahat tu huta nami, Maranti. Najolo kec Habinsaran do hami, mangaranto pe au borhat sian Habinsaran do. Sonari hami nunga kec Pintupohan – Maranti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: