SINE CERE


Kata tulus (dalam bahasa Inggris sincere) berasal dari dua kata
Latin: sine (tanpa) dan cere (lilin). Dulu, para tukang kayu biasa
melapisi akhir perabot yang hendak dijual. Jika ada lubang atau
pekerjaan si tukang yang kurang halus, cacat itu ditutupi dengan
lilin, sehingga tampak halus dan layak dijual. Namun selang beberapa
waktu, panas matahari akan melelehkan lilin itu dan menampakkan
kondisi sesungguhnya. Itu sebabnya tukang kayu yang hendak menjaga
integritasnya dalam melayani pelanggan akan memberi tanda SINE CERE
(tanpa lilin) pada produknya. Ia hendak menjamin produk buatannya
asli dan tanpa tipuan.

Orang-orang kaya memberi banyak persembahan di Bait Suci (ayat 41);
dan sangat mungkin itu membuat mereka tampak penting dan berjasa.
Akan tetapi itu tak membuat Yesus terkesan. Ya, bukankah Dia terlalu
kaya, sehingga sesungguhnya Dia tak membutuhkan uang atau pelayanan
manusia? Tak ada gunanya manusia memberi banyak, jika di dalam hati
tak ada kasih kepada Allah. Itu sebabnya nilai terbesar justru
diberikan kepada dua peser seduit yang dibawa si janda miskin, ketika
tanpa banyak bicara ia membawa seluruhnya yang ia punya kepada Allah
(ayat 44)!

Sia-sialah kita memberi banyak dalam pelayanan-memberi persembahan,
menjadi aktivis gereja, mengambil banyak porsi dalam pelayanan-jika
di dalam hati kita ingin dilihat atau dianggap penting atau hebat.
Cahaya kemuliaan Allah bersinar seperti matahari yang melelehkan
lilin, sehingga apa pun kondisi hati kita, dapat Dia ketahui. Adakah
hati kita sudah bertanda SINE CERE saat melayani Dia — tanpa
motivasi yang salah atau tipuan apa pun? -AW

LAKUKANLAH SETIAP PELAYANAN DENGAN TULUS DAN SETIA
INGATLAH, YESUS MEMERHATIKAN HATI KITA

dari : eRH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: