SUSAHNYA BERUBAH


Setiap tahun, 600.000 orang Amerika menjalani operasi bypass jantung. Ini hanya solusi sementara. Pasca operasi, mereka selalu diingatkan supaya mengubah gaya hidup. Mereka harus mengubah pola makan, berhenti merokok, dan berolahraga. Jika tidak, kondisi jantung akan memburuk dan membahayakan jiwa. Penelitian menunjukkan ternyata 90% pasien tidak mengubah gaya hidupnya sekalipun terancam maut. Mengapa? Karena sikap membenarkan diri sendiri. Banyak yang berpikir, “Bukankah soal mati hidup di tangan Tuhan? Itu tidak ditentukan oleh gaya hidup saya!”

Orang akan sulit berubah jika ia terus membenarkan diri sendiri. Lukas menceritakan, ada dua kelompok orang yang sama-sama telah mendengar firman dan melihat karya Yesus, namun reaksi keduanya sangat berbeda. Kelompok orang banyak dan pemungut cukai langsung mengakui kesalahannya, dibaptiskan, dan mengubah cara hidup mereka(ayat 29). Sedangkan kelompok orang Farisi dan ahli Taurat bereaksi sebaliknya. Mereka “menolak maksud Allah terhadap diri mereka” (ayat 30). Bukannya mengubah diri, mereka malah membenarkan diri sambil mencari-cari kesalahan Yesus dan Yohanes Pembaptis yang memberitakan kebenaran (ayat 33-34).

Apakah Anda merasa sulit berubah? Berhentilah membenarkan diri sendiri. Jika Anda terus mencari-cari alasan untuk memaklumi dan memaafkan diri sendiri, Anda akan segan berubah. Perhadapkanlah diri sendiri dengan kebenaran, walaupun terasa pahit. Memang berubah itu sulit, sakit, dan memakan waktu lama. Namun tanpa perubahan, tak akan
ada kemajuan -JTI

               ORANG YANG TAK PERNAH BERUSAHA BERUBAH
                  BAGAI ATLET YANG BELUM BERTANDING
                         SUDAH MENGAKU KALAH
dari : e-RH

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: