SEANDAINYA


Kawanku tulisan ini semoga bermanfaat dalam hidup kita , ini lanjutan dari seri yang sebelumnya seandainya apa yang menjadi mauku menjadi sebuah yang nyata dalam hidupku…

Sudah enam hari ibu saya dirawat di ICU. Tiap malam saya atau kakak bergantian menginap di rumah sakit. Karena kondisinya terus membaik, pada malam keenam kami pulang ke rumah untuk beristirahat. Tidak menjagainya. Siapa sangka, malam itu kondisinya merosot! Esok paginya ibu saya tidak sadarkan diri dan meninggal sore harinya. Ada rasa
sesal di hati. Mengapa pada saat kritis itu kami tidak ada bersamanya? Seandainya malam itu kami mendampinginya, mungkin kami bisa berbuat sesuatu!
Kita kerap menyesali diri atau situasi ketika tragedi terjadi. “Seandainya aku berbuat ini atau itu, kondisinya pasti tidak separah apa yang terjadi.” Waktu Lazarus meninggal, Maria dan Marta menyesal Yesus datang terlambat. Pikirnya, andaikata Yesus datang lebih cepat, Lazarus masih sempat disembuhkan (ayat 21,32). Faktanya, Yesus sengaja menginap dua hari lagi di tempat lain setelah dikabari bahwa Lazarus sakit (ayat 6). Dalam penyesalan, Maria dan Marta sulit menerima bahwa peristiwa kematian Lazarus ada dalam rancangan Tuhan. Baru setelah Lazarus dibangkitkan, mereka paham bahwa bersama Yesus tidak ada kata terlambat atau di luar kendali. Semua hal terjadi
seturut rencana-Nya.

Apakah Anda suka menyesali apa yang telah terjadi? “Hidupku pasti lebih baik … seandainya dulu aku tidak memilih pekerjaan ini. Seandainya aku tidak menikah dengannya. Seandainya aku lebih cermat menanam investasi.” Berhentilah berandai-andai! Hadapilah realitas dengan keyakinan bahwa setiap langkah dalam hidup Anda telah diatur oleh Tuhan. Bersama-Nya tidak ada yang di luar kendali¬† –JTI–eRH

KITA HARUS BELAJAR DARI KESALAHAN TETAPI TIDAK BOLEH TERUS HIDUP DALAM PENYESALAN

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: