BERANI HIDUP


Seorang pemuda Palestina melilit tubuhnya dengan rangkaian bom. Keringat dingin membasahi wajahnya. Ia tahu, sebentar lagi ia akan mati. Namun, tekadnya sudah bulat: ingin membalas kejahatan musuh. Lalu dinaikinya sebuah bus umum. Ditekannya sebuah tombol. Bom itu meledak. Tubuhnya pun hancur lebur. Bagi kelompoknya, pemuda ini dipandang sebagai pahlawan, sebab ia berani mati untuk keyakinannya. Namun, ada yang jauh lebih susah dan lebih heroik daripada sekadar berani mati, yakni berani hidup. Tegar menghadapi hidup yang penuh penderitaan dengan tabah.Rasul Paulus bukan hanya berani mati, melainkan juga berani hidup. “Bagiku hidup adalah Kristus,” katanya. Jadi, alasan terkuat untuk hidup adalah untuk melakukan perbuatan yang memuliakan Kristus: melayani jemaat, menolong sesama, serta memberitakan kasih Allah. “Mati adalah keuntungan.” Untung, sebab bisa bertemu Kristus muka dengan muka dan beristirahat dari jerih lelah di dunia. Jadi, ia berani mati, tetapi juga berani hidup. Namun, Paulus lebih memilih untuk hidup “karena kamu”. Karena ia masih ingin berbuat banyak hal demi menjadi berkat bagi sesamanya. Ia bergairah hidup karena agenda kerjanya masih penuh citacita mulia.

Menjadi orang yang berani mati saja tidak cukup. Kita juga harus berani hidup. Berani menjalani hari demi hari dengan penuh semangat, walaupun banyak kesulitan menghadang. Untuk itu, kita perlu memiliki visi hidup seperti Paulus. Ia hidup bagi Tuhan dan sesama, tidak sibuk untuk diri sendiri saja. Akibatnya, hidup senang, mati pun tenang -JTI dari : e_RH

BERIKANLAH HIDUPMU BAGI SESAMA MAKA TIAP HARI AKAN JADI BERMAKNA

Satu Tanggapan

  1. membaca tulisan ini aku jadi teringat pada orang orang yang aku cintai dan yang membesarkan aku……… Sedikit Tambahan Ttg Ombus-ombus………….. 20 thn yg lalu…………. beras direndam selama 6 jam…….. lalu pada malam hari di duda (tumbuk) di Losung Aek………… secara antri sambil membawa Palito……………. Jadi sangat sering terjadi jari tangan terhimpit oleh andalu……… itu yang buat Ombus-ombus dulu sangat beda dgn yang sekarang……… Terimakasih buat Amang Siahaan yang tetap melestarikan Ombus Ombus.. Photo Jadul thn 1956…………… 7 Orang berphoto lengkap dgn sepedanya/ Topi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: