Urutan nama-nama Ephorus HKBP


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) adalah Gereja Protestan terbesar di kalangan masyarakat Batak, bahkan juga di antara Gereja-gereja Protestan yang ada di Indonesia. Gereja ini tumbuh dari misi RMG (Rheinische Missions-Gesselschaft) dari Jerman dan resmi berdiri pada 7 Oktober 1861.

Saat ini, HKBP memiliki jemaat sekitar 4.5 juta anggota di seluruh Indonesia. HKBP juga mempunyai beberapa gereja di luar negeri, seperti di SingapuraKuala LumpurLos AngelesNew YorkSeattle dan di negara bagian Colorado. Meski memakai nama Batak, HKBP juga terbuka bagi suku bangsa lainnya.

Sejak pertama kali berdiri, HKBP berkantor pusat di Pearaja (Kabupaten Tapanuli UtaraSumatera Utara) yang berjarak sekitar 2 km dariTarutung, ibu kota kabupaten tersebut. Pearaja merupakan sebuah desa yang terletak di sepanjang jalan menuju kota Sibolga (ibu kotaKabupaten Tapanuli Tengah). Kompleks perkantoran HKBP, pusat administrasi organisasi HKBP, berada dalam area lebih kurang 20 hektar. Di kompleks ini juga Ephorus (=uskup) sebagai pimpinan tertinggi HKBP berkantor.

HKBP adalah anggota Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), anggota Dewan Gereja-gereja Asia (CCA), dan anggota Dewan Gereja-gereja se-Dunia (DGD). Sebagai gereja yang berasaskan ajaran Lutheran, HKBP juga menjadi anggota dari Federasi Lutheran se-Dunia(Lutheran World Federation) yang berpusat di JenewaSwiss.

Daftar Ephorus HKBP

No. Nama Dari Sampai Keterangan
1. Pdt. Dr. I. L. Nommensen 1881 1918 Ephorus pertama
2. Pdt. Valentin Kessel 1918 1920 Pejabat sementara Ephorus
3. Pdt. Dr. Johannes Warneck 1920 1932
4. Pdt. P. Landgrebe 1932 1936
5. Pdt. Dr. E. Verwiebe 1936 1940
6. Pdt. H.F. de Kleine 1940 1940 Pejabat Ephorus
7. Pdt. K. Sirait 1940 1942 Orang Batak pertama yang menjadi Ephorus
8. Pdt. Dr. (H.C.) Justin Sihombing 1942 1950
9. Pdt. Dr. (H.C.) Justin Sihombing 1950 1960
10. Pdt. Dr. (H.C.) Justin Sihombing 1960 1962
11. Pdt. Dr. (H.C.) T.S. Sihombing 1962 1974 Terpilih dalam Sinode Godang Istimewa.
12. Pdt. G.H.M. Siahaan 1974 1981
13. Pdt. G.H.M. Siahaan 1981 1986
14. Pdt. Dr Dr. Hc. S.A.E Nababan, LLD 1986 1998 Terjadi Krisis HKBP (1992-1998) yang menghasilkan dualisme kepemimpinan hingga 1998.
14.b. Pdt. Dr. P.W.T. Simanjuntak 1993 1998 Terpilih dalam Sinode Godang Istimewa.
15. Pdt. Dr. J.R. Hutauruk 1998 1998 Terpilih sebagai Pjs. Ephorus dalam Sinode Godang ke-53.
16. Pdt. Dr. J.R. Hutauruk 1998 2004 Terpilih dalam Sinode Godang Rekonsiliasi.
16. Pdt. Dr. Bonar Napitupulu 2004 2008
16. Pdt. Dr. Bonar Napitupulu 2008 2012 Terpilih dalam Sinode Godang HKBP ke-59 di Seminarium Sipoholon [1]

6 Tanggapan

  1. apa itu ephorusss??? gak ngerti
    T.T

    • ndak usah ngertus,,,,,,,,,,lihat saja,,,dan baca,,,,klo perlu baca 99 kali,maka kamu akan capek dgn sendirinya,,selamat mencoba,,pis!!!!!!!!!

  2. kalau dilihat kepemimpinan Ephorus yg pertama Nommensen, sepertinya ada kediktatoran disana. karena cukup lama gaya kepemimpinannya. apa memang belum ada yg mampu atau masih senang duduk disana ?

  3. Siapa yang menjadi calon pada tahun 2012 ini?

  4. Ooi lae Marben, bukan diktator Nommensen bangso halak batak beluam ada mampu saat itu. Belajar mengenai organisasi gereja yang mengurus tata ibadah persekutuan dengan Tuhannya. Karena masih terbawa tata cara ibadah ha batakon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: