Kasih itu Ajaib


Putri Elizabeth adalah seorang putri yang selain berwajah cantik nan rupawan , dia juga adalah seorang putri yang berhati mulia, ia murah hati dan suka memberi. Bahkan menurut suaminya yaitu Pangeran Ludwig , Putri Elizabeth terlalu bermurah hati inilah kisah legenda seorang putri yang terlahir di Brastislava. Disekitar mereka banyak orang yang berkekurangan dan petani miskin, orang-orang inilah yang sering ditolong oleh sang putri yang walaupun dilarang oleh suaminya, putri Elizabeth secara sembunyi-sembunyi sering membawa roti dalam keranjang yang ditutupi oleh mantel untuk dibagi bagi didesa disekitar mereka.

Suatu hari ,putri Elizabeth dipergoki oleh pangeran Ludwig ditengah jalan , Apa yang kamu bawa dalam dalam keranjang itu, bentak Ludwig. Sang putri ketakutan dan dia menjawab sekenanya , tiba-tiba dia dapat akal dengan suara bergetar dia menjawab “Bunga Mawar, Pangeranku” . Sang pangeran sebenarnya mengetahui apa yang didalam keranjang tersebut , dengan dengan pedang terhunus pangeran menyingkapkan mantel yang menutup keranjang itu. Yang terjadi , isi keranjang itu adalah sekumtum mawar merah yang sangat indah, sungguh ajaib roti berubah menjadi mawar merah.

Keajaiban yang sesungguhnya adalah kenyataan bahwa memberi dengan cinta kasih lebih banyak terjadi diantara orang miskin. Dan bukanlah sebuah hal yang mengejutkan bahwa banyak orang justru sulit memberi adalah dalam kalangan orang berpunya atau ketika orang menjadi kaya.

Memberi dalam kekurangan adalah luapan hati, bukankah hal ini sebuah keajaiban , bisa menolong dalam segala kekurangan . Ada seorang ibu tua ketika mendapatkan beras raskin bantuan pemerintah sebanyak lima kilo dia dengan sukacita membagi dua dan memberi setengah buat tetangganya yang sangat berkekurangan , inilah keajaiban kasih , bahwa ketika kita mendapat berkat yang walaupun sedikit kita bisa berbagi dengan sesama dan pada saat seperti inilah kita telah memahami ucapan Tuhan Yesus, “ Adalah lebih berbahagia  memberi daripada menerima “(Kisah Para Rasul 20:35) .

Rasul Paulus berkata dalam 1 Korintus 13 : 13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

Marilah kita saling mengasihi sesama kita, selamat beribadah.

 

Dkn. Sahat Sipahutar 16 November 2011

Satu Tanggapan

  1. Terima kasih Amang, atas tulisannya semoga boleh menjadi teladan buat saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: